Padawaktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya. " (1 Korintus 10 :13) Saya mulai sadar dan percaya bahwa Allah setia, pencobaan-pencobaan yang saya alami ini tidak melebihi kekuatan saya. Keesokan harinya, setelah menghadiri Misa Kudus, saya mengaku dosa kepada Tuhan di hadapan imam melalui Jawabanterverifikasi ahli 30041108 Saya termasuk orang yang beriman kepada Allah sehingga dalam hidup ini saya sudah pasti pernah mendapat ujian dari Allah. Hal ini karena tidak ada satupun orang yang beriman kepada Allah yang tidak mendapat ujian dari Allah. Bahkan nabi dan rasul utusan Allah juga mendapat ujian dari Allah. Pembahasan Jawaban: saya termasuk orang yang beriman kepada Allah sehingga dalam hidup ini saya sudah pasti pernah mendapat ujian dari Allah. hal ini karena tidak ada satupun orang yang beriman kepada Allah yang tidak mendapat ujian dari Allah. bahkan nabi dan rasul utusan Allah juga mendapat ujian dari Allah. Allahingin kita ingat akan pesan-pesan-Nya, hingga kita tak lagi bergantung kepada selain-Nya. Berikut pesan-pesan Allah, saat ujian nyaris membuat kita menyerah akan hidup: 1. Akulah pemilik kekuatan. Allah memiliki nama Al-Qawiyy, yaitu Yang Mahakuat. Allah adalah pemilik seluruh kekuatan semesta, tidak terbatas ruang dan zaman. Kalaudirangkum dalam poin-poin sederhana yang mungkin urutannya abstrak, kondisi / cara berdoa yang kita berharap dikabulkan terbaik: Berprasangka baik, bersabar dan berpengharapan hanya terhadap Tuhan, apapun yang berjalan sesuai kehendakNya adalah yang terbaik, baik yang sudah berlalu maupun yang akan datang, manis dan sedihnya. Akhirnya jika sahabat adalah benar orang beriman, maka jangan pernah lari dari ujian Allah. Berbahagialah jika ujian Dia masih menyertai kehidupan Anda, masih menemani perjuangan Anda, karena itu adalah tanda cinta dari-Nya. Jadikan ujian dari-Nya sebagai sahabat terindah dalam hidup dan kehidupan Anda. 78Wm. Dalam hidup kita, pastilah terjadi banyak masalah dan ujian. Terkadang kita merasa hidup begitu berat bahkan seolah tak pernah terlihat jalan keluar. Kita sudah lelah menemukan “apa-mengapa-bagaimana” semua ini bisa terjadi. Kita mungkin akan selalu bertahan menjalaninya dengan perasaan yang beraneka ragam. Mungkin pasrah, mungkin dengan berharap kelak ada jalan keluar, mungkin dengan putus asa, dll. Maka jika kita sudah sampai batas yang tidak bisa ditoleransi oleh akal kita, jangan pernah lupa bahwa sesungguhnya Allah memang memberikan banyak “masalah” untuk manusia. 155 Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, 156 yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, “Innalillahi wa inna ilaihi roji’un sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.” 157 Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. QS. Al-Baqarah 155-157 Lalu, kemanakah kita akan mengembalikan semua “masalah” ini? 5 Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. 6 Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampuai batas, 7 apabila melihat dirinya serba cukup. 8 Sungguh, hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali. QS. Al-Alaq 5-8 Memang, proses seseorang dalam memandang dan menghadapi masalah serta cara “mengembalikan” masalah itu sendiri berbeda-beda. Sesungguhnya, jika setiap permasalahan dikembalikan kepada Allah, maka hati akan menjadi lapang. 109 Dan milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan. QS. Ali Imran 109 28 … orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Qs. Al-Ra’du 28 Akal kita yang terbatas seringkali akan menyadari bahwa relijiusitas memudahkan kita untuk mendapatkan hidup yang bermakna. Jika kita menemui situasi hidup yang memunculkan tantangan sekaligus permasalahan, maka selain berusaha untuk mengatasinya, kita akan cenderung mengembalikannya tawakal kepada Tuhan pemilik kekuatan laa haulaa wa laa kuwwata illaa billaah. Tenangkan Hati dan Jangan Panik Setelah kita tahu kemana harus mengembalikan “masalah” dalam hidup kita, mari kita bersama-sama menenangkan pikiran dan hati kita dan janganlah panik mencari jalan keluarnya. Bagaimana agar hati tenang dan tidak panik? Kita tinggal mengingat nikmat yang telah diberikan Allah. 18 Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang. QS. An-Nahl 18 Nikmat Allah sangatlah luas. Bahan, udara yang gratis ini adalah nikmat yang tak terkira. Tubuh yang sehat adalah nikmat yang tak terkira. Pikiran yang waras adalah nikmat yang tidak terkira. Apakah justru kita sendiri yang akan membuatnya sakit? Yuk, mari kita bangkit dalam menjalani hidup yang tidak pernah mulus ini, Sahabat Ummi. Semangat! 11 …. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri. … QS. Ar-Ra’d 11. Pembaca Islampos yang dirahmati oleh Allah mudah2an kita semua dapat sabar ketika diberi cobaan dan ujian oleh Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin.[] Berbicara tentang kehidupan, pastilah akan selalu ada permasalahan di setiap waktunya. Entah pekerjaan, keluarga ataupun percintaan. Namun setiap permasalahan pastilah ada solusinya, karena begitulah cara hidup mendewasakan sebuah permasalahan terkadang bisa kita dapatkan di mana saja, termasuk melalui hadis Rasulullah. Hadis merupakan kumpulan perkataan, perbuatan dan tingkah laku nabi Muhammad SAW. Hadis sendiri merupakan petunjuk hidup kedua setelah Al-Qur'an, sehingga terdapat banyak nila-nilai kehidupan yang bisa menjadi Permasalahan yang menimpa adalah bukti kasih sayang Allah kepadamuunsplash/Ethan Sykes“Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu.” HR. BukhariSetiap dari kita pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa, baik sadar maupun tanpa disadari. Dan tahukah kamu jika pada hakikatnya, sebuah masalah dihadirkan oleh Allah kepada kita sebagai jalan menghapus dosa-dosa apapun masalah yang diturunkan, pastilah hal itu berbuah kebaikan bagi diri kita Ikhlas dan sabar, kunci permasalahan hidup yang mengantarkan ke Nabi SAW., beliau bersabda Allah Subhaanahu wa Ta'ala berfirman "Hai anak Adam, jika kamu bersabar dan ikhlas saat tertimpa musibah, maka Aku tidak akan meridhai bagimu sebuah pahala kecuali surga." HR. Ibnu MajahSabar dan ikhlas kadang tidaklah sesederhana perkataannya. Bahkan ikhlas dan sabar saat dihadapkan dengan sebuah permasalahan sangatlah berat. Namun Allah pun memahami hal tersebut. Karenanya, pahala yang disediakan bagi mereka yang bisa sabar dan ikhlas tidaklah main-main, melainkan surga. Baca Juga 8 Kutipan Tegas Najwa Shihab yang Bikin Melek Millennial 3. Ujian adalah cara Allah menjadikan kita manusia lebih baik lagiunsplash/Bill “Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang baik maka ditimpakan musibah ujian kepadanya.” HR. BukhariLayaknya pelaut yang tangguh tidak terbentuk dari ombak yang tenang, maka setiap ujian yang diberikan Allah kepadamu pada dasarnya adalah untuk meneguhkanmu menjadi sosok manusia yang nikmatilah setiap ujian yang sedang kamu hadapi saat ini karena itulah jalan untuk menguatkan dirimu lebih baik Ujian yang kamu hadapi hanyalah sementaraunsplash/Chris AltamiranoTidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musyafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat lalu musyafir tersebut pergi meninggalkannya.” HR. TirmidziInilah perumpamaan hidup yang diibaratkan Rasulallah. Hal ini mengandung makna jika setiap hal yang kita rasakan saat ini baik kebahagiaan, kesedihan maupun kekecewaan pada hakikatnya besifat ada saatnya semua permasalahan hidup kita berakhir, namun yang terpenting adalah tak pernah putus asa dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup terhadap sesama adalah kebaikan yang akan abadiunsplash/ Matt CollamerBarang siapa yang meringankan kesulitan seorang mukmin dari kesulitan dunia, maka Allah akan meringankan kesulitannya dari kesulitan di hari kiamat. Barang siapa yang memudahkan orang yang tertimpa kesulitan, maka Allah akan memudahkan kepadanya di dunia & akhirat. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia & akirat. Allah akan membantu hamba-Nya selagi hamba tersebut membantu saudaranya. HR. MuslimSetiap orang pasti memiliki masalah hidupnya masing-masing. Namun bukan berarti kita harus berpangku tangan dengan permasalahan yang dihadapi orang lain. Justru ada sebuah keajaiban saat kita bersedia membantu orang lain meskipun kita sedang berada dalam hanya kebahagiaan dunia yang akan kita dapatkan saat mampu meringankan beban orang lain, namun juga kebahagiaan kekal saat kita di hari akhirat lima kutipan hadis yang bisa menjadi inspirasi kamu yang sedang menghadapi beban hidup saat ini. Semoga bisa meringankan ya. Baca Juga 5 Kutipan Tokoh Harry Potter yang Akan Menyihir Semangatmu IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang lemah. Ketika dihadapkan dengan berbagai masalah dan guncangan hidup, biasanya timbul perasaan galau, cemas, resah, dan gelisah. Bukan hanya kita, Nabi Muhammad SAW pun juga pernah mengalami kesedihan mendalam pada masa amul huzni tahun duka cita, yaitu ketika beliau ditinggal wafat oleh pamannya Abu Thalib dan sang istri tercinta, Khadijah binti perasaan sedih ataupun senang adalah suatu kewajaran, sebab hati manusia sifatnya memang mudah berbolak-balik. Begitupun dengan masalah-masalah yang datang di kehidupan, hal tersebut sudah menjadi Takdir Ilahi. Sebagaimana firmannya dalam surat Al-Balad ayat 40, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” Ayat tersebut menjelaskan bahwa setiap manusia pasti akan ditimpa kesusahan. Walau demikian, Allah SWT tidak pernah meninggalkan hambanya sendirian, yakni orang-orang yang selalu mengamalkan rukun iman, rukun islam, sumber syariat islam, dan dasar hukum islam. Allah SWT berfirman dalam surat At-Taubah ayat 40لا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kami” QS. At Taubah 40 Baca juga Hati Nurani Menurut Islam dan Al-Quran dan Cara Mencari Ketenangan dalam IslamCara Memperoleh Ketenangan Hati Sesuai Ajaran IslamSetiap manusia pasti mendambakan ketenangan batin. Namun sayang, banyak orang yang menempuh jalan salah untuk memperoleh kesenangan seperti pergi ke diskotik, mabuk-mabukan, dan sejenisnya. Padahal perbuatan tersebut justru merugikan dan hanya menghilangkan kesedihan untuk sesaat. Jika kita mampu memahami ajaran agama, sebenarnya islam telah memberikan solusi-solusi untuk mengatasi persoalan hidup. Misalnya saja untuk menenangkan hati, kita dianjurkan memperbanyak dzikir, bersabar, shalat, dan berpikiran dibawah ini beberapa cara menenangkan hati dalam islamMemperbanyak DzikirullahBerbagai macam urusan duniawi dan kesibukan tiada akhir terkadang membuat seseorang lupa akan mengingat Tuhannya. Hingga pada saat ia ditimpa masalah, maka hatinya akan dipenuhi dengan kekalutan. Lalu bagaimana jika hal ini sudah terjadi? Apa yang bisa dilakukan? Apakah duduk termenung sambil mendengarkan musik bisa menenangkan hati? Tidak!Ketahuilah, hati yang sedih dan bimbang hanya bisa diobati dengan berdzikir kepada Allah SWT. Jangan sampai hati menjadi kosong, sebab ketika hati terasa kosong maka iblis akan merasuk kedalamnya membisikkan hal-hal buruk dan membuat diri semakin bersedih. Allah SWT berfirman dalam surat Ar Ra’du ayat 28الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ“Orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”Dengan memperbanyak amalan dzikir, bertasbih menyebut nama-nama Allah secara terus-menerus di waktu pagi dan petang maka hati menjadi sejuk, damai dan kita akan memperoleh ketentraman yang hakiki. Sebagaimana firmannya dalam surat Thaa-Haa ayat 130 فَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ ٱلشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ ءَانَآئِ ٱلَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ ٱلنَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ“Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.” Thaa-Haa 130.Berwudhu dan shalatSelama ini kita mengetahui bahwa berwudhu berfungsi untuk mensucikan diri dari najis dan hadas. Namun tahukah anda, berwudhu juga bisa jadi penawar racun hati. Disaat sedih dan gelisah, kita dianjurkan untuk berwudhu sehingga dosa-dosa akan luntur dan jiwa lebih tenang. Sebab Allah SWT menyukai orang-orang yang mensucikan diri berwudhu, sebagaimana firmnan-Nyaإِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلتَّوَّٰبِينَ وَيُحِبُّ ٱلْمُتَطَهِّرِينَ…..“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” QS. Al-Baqarah 222Setelah berwudhu, kita disarankan melakukan Shalat. Dengan shalat, kita tidak hanya memenuhi rukun iman tetapi juga melindungi diri dari penyakit-penyakit hati. Bila kita bisa shalat dengan khusyu’ dan tidak tergesa-gesa, insyaAllah ketenangan batin bisa dicapai. Baca juga Keutamaan Shalat Witir yang Luar Biasa dan Keutamaan Shalat Dhuha yang Luar BiasaMembaca Al-QuranAl Quran merupakan pedoman umat muslim sekaligus penenang hati. Orang-orang yang senantiasa membasahi lidahnya dengan lantunan ayat-ayat suci lalu mengamalkan Al-Quran di kehidupannya, niscaya jiwanya akan الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”. QS. Al Anfal 2 Baca juga Manfaat Baca Al-quran Setiap Hari yang Luar Biasa dan Fungsi Al-quran Bagi Umat ManusiaSenantiasa sabar dan ikhlasSabar dan ikhlas adalah kunci untuk menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Sesungguhnya musibah, kemiskinan, serta penyakit yang datang pada diri kita adalah ujian dari Allah SWT. Barang siapa mampu bersabar dan menerimanya dengan ikhlas, maka Allah akan memberikan ketentraman di hatinya. Rasa sabar itu akan menjadi ladang pahala dan kebahagian bagi mereka. Sebagaimana firmannya dalam surat Al-Baqarah ayat 155-157وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الأَمْوَالِ وَالأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ 155 الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا ِللهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ 156 أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ 157“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” QS. Al-Baqarah 155-157.Berprasangka Baik terhadap Allah SWTDari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, Allah berfirman “Aku Allah sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku. Muttafaqun alaih” Hadist ini mengajarkan kepada setiap muslim untuk selalu berprasangka baik huznuzhon dan berharap kepada Allah kita bersedih, lalu berdoa. Kita harus yakin doa kita akan dikabulkan oleh Allah. Jangan sampai berpikiran bahwa Allah tak mencintai kita. Berdoa bisa membuat hati jadi tenang. Percayalah Allah pasti mengabulkan doa, asalkan kita juga bertaqwa dan beriman سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” QS. al-Baqarah 186Memperbanyak rasa syukurKetika seorang hamba bersyukur atas apa yang ia miliki, tidak iri dengan kehidupan orang lain, maka Allah SWT akan menambahkan kenikmatan dalam diri orang tersebut. Baik berupa nikmat harta, kesehatan, dan nikmat ketenangan jiwa. Oleh karena itu, perbanyaklah bersyukur karena syukur bisa membuat hati terasa lapang dan terhindar dari penyakit iri dan تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌAllah SWT berfirman “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” QS. Ibrahim 7Itulah beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menenangkan hati. Yang terpenting, kita harus yakin bahwa setiap masalah pasti ada solusinya. Kesulitan itu tidak boleh menjadikan diri kita lemah. Allah SWT berfirman dalam surat Al-insyirah ayat 5 yang artinya “Karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” Maka dari itu, jangan sampai kita memelihara kesedihan berlarut-larut ataupun berputus asa. Baca juga Jiwa Tenang Dalam Islam Amalan dan Dalilnya, dan Hidup Bahagia Menurut Islam Penjelasan dan Dalil-nya Ilustrasi orang sabar. Foto berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikutnya yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak pula menyerah kepada musuh. Allah menyukai orang-orang yang sabar.""Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk."Ilustrasi orang sabar. Foto adalah di antara berita-berita penting tentang yang ghaib yang Kami wahyukan kepadamu Muhammad; tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak pula kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.""Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan yang baik.""Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga di perbatasan negerimu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.""Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi dalam surga karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.' PERNAHKAH Anda merasa bahwa hidup ini selalu susah dan tak sebahagia orang lain di sekitar Anda? Merasa susah, sedih dan kecewa pada dasarnya adalah suatu hal yang wajar. Percaya atau tidak, semua orang pasti pernah merasa susah, sedih dan kecewa. Hanya saja, tidak semua orang akan mengeluh dengan hal itu. Beberapa orang akan tetap bersabar dan bersyukur dengan segala kesusahan yang mereka terima. Terlalu berlarut-larut dalam kesedihan, kesusahan dan kekecewaan adalah suatu hal yang sangat buruk. Tak hanya buruk bagi kesehatan psikis, berlarut-larut dalam kesedihan dan merasa bahwa Allah telah memberi ujian yang sangat berat juga akan membuat kesehatan fisik Anda semakin buruk. Sebenarnya, selama kita bisa senantiasa berpikir dengan jernih dan menerima ujian yang diberikan Allah kepada kita dengan lapang dada serta tanpa adanya putus asa juga kecewa, percayalah bahwa ujian tersebut adalah teguran untuk kita agar kita semakin dekat dengan-Nya. BACA JUGA Khutbah Jumat Memaksimalkan Waktu, Manifestasi Syukur Nikmat Dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya membawa kebaikan untuk dirinya, dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” HR Muslim Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan bersyukur di saat senang dan bersabar di saat susah, bahkan kedua sifat inilah yang merupakan penyempurna keimanan seorang hamba. Abdullah bin Mas’ud berkata “Iman itu terbagi menjadi dua bagian; sebagiannya adalah sabar dan sebagian lainnya adalah syukur.” Dalam Al-Qur’an, Allah memuji secara khusus hamba-hamba-Nya yang memiliki dua sifat ini sebagai orang-orang yang bisa mengambil pelajaran ketika menyaksikan tanda-tanda kemahakuasaan Allah. Allah berfirman “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kemehakuasaan Allah bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.” QS Luqmaan 31. BACA JUGA Sudahkah Anda Bersyukur Hari Ini? Imam Ibnul Qayyim berkata “Hadits di atas menunjukkan bahwa tingkatan-tingkatan iman seluruhnya berkisar antara sabar dan syukur.” Kehidupan seorang mukmin seluruhnya bernilai kebaikan dan pahala di sisi Allah, baik dalam kondisi yang terlihat membuatnya senang ataupun susah. Seorang hamba yang sempurna imannya akan selalu bersyukur kepada Allah ketika senang dan bersabar ketika susah, maka dalam semua keadaan dia senantiasa ridha kepada Allah dalam segala ketentuan takdir-Nya, sehingga kesusahan dan musibah yang menimpanya berubah menjadi nikmat dan anugerah baginya. Orang yang tidak beriman akan selalu berkeluh kesah dan murka ketika ditimpa musibah, sehinnga semua dosa dan keburukan akan menimpanya, dosa di dunia karena ketidaksabaran dan ketidakridhaannya terhadap ketentuan takdir Allah, serta di akhirat mendapat siksa neraka. Keutamaan dan kebaikan dalam semua keadaan hanya akan diraih oleh orang-orang yang sempurna imannya. Rukun sabar ada tiga yaitu menahan diri dari sikap murka terhadap segala ketentuan Allah, menahan lisan dari keluh kesah, dan menahan anggota badan dari perbuatan yang dilarang Allah, seperti menampar wajah ketika terjadi musibah, merobek pakaian, memotong rambut dan sebagainya. Rukun syukur juga ada tiga mengakui dalam hati bahwa semua nikmat itu dari Allah Ta’ala, menyebut-nyebut semua nikmat tersebut secara lahir dengan memuji Allah dan memperlihatkan bekas-bekas nikmat tersebut dalm rangkan mensyukurinya, menggunakan nikmat tersebut di jalan yang diridhai Allah. Adanya ujian dalam hidup kita juga merupakan peringatan bagi kita agar kita tak pernah lupa akan keberadaan-Nya. Seberat apapun ujian yang Anda terima, itu adalah tanda bahwa Allah sangat menyayangi kita. Ujian tersebut juga merupakan cara Allah untuk membuat Anda lebih kuat dalam menjalani kehidupan. Ketika Anda mampu melewati setiap ujian yang menimpa dengan sabar, kuat dan penuh penerimaan, dipastikan bahwa Anda akan menemukan kebahagiaan yang tiada taranya. BACA JUGA Ketegaran Hati Aisyah saat Diterpa Ujian “Dan sesungguhnya Kami memberikan cobaan kepada kalian, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” QS. Al Baqarah 155 “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” QS. Az Zumar 10 Ketika Anda menerima ujian, percaya saja bahwa Allah telah mempercayakan Anda bahwa Anda bisa melewati setiap ujian yang diberikanNya. Allah, tak akan pernah menguji setiap hambaNya dengan ujian yang tak bisa diselesaikan oleh hambaNya tersebut. Adanya ujian, rasa kecewa yang mendalam dan kesedihan yang menyiksa jiwa serta raga sebenarnya adalah sebuah ketetapan yang diambil Allah agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih kuat. Menjadi pribadi yang tak pernah menyerah dan pribadi yang gampang putus asa. BACA JUGA Orang Baik Banyak Ujiannya Jika Anda pernah berpikir bahwa hidup Anda tak lebih bahagia dari orang lain, lihat lagi orang lain yang lebih susah dari Anda. Sesusah dan sesedih apapun ujian yang sedang Anda hadapi, masih banyak orang-orang di luar sana yang ujiannya lebih berat dari yang Anda alami. Hanya saja, orang lain di luar sana mungkin saja bisa senantiasa sabar dan menampakkan wajah bahagia karena mereka percaya Allah akan selalu bersamanya. Mereka percaya bahwa Allah tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuannya. Jangan pernah berlarut-larut dalam kesedihan karena Anda sedang diuji atau mengalami kesusahan. Semakin Anda larut dalam kesusahan, semakin stres dan menyedihkan hidup yang akan Anda rasakan. Semakin Anda sedih dan susah karena ujian yang Anda hadapi, akan semakin mudah bagi psikis dan fisik untuk tumbang. Ini juga sangat memungkinkan bahwa Anda akan dipandang sebelah mata oleh orang lain, dipandang menyedihkan dan dipandang tak berguna. Kalau memang ingin temukan kebahagiaan yang sesungguhnya, kebahagiaan dengan nuansa indah luar biasa, pastikan untuk melewati setiap ujian dengan senyuman. Pastikan untuk menyelesaikan setiap ujian dengan hati yang penuh kesabaran juga penerimaan. Percayakan semuanya pada Allah. BACA JUGA Jangan Lupa Bersyukur! Allah telah menjanjikan kebahagiaan luar biasa indah bagi hamba-hambaNya yang senantiasa bersabar, penuh penerimaan dan lapang dada. Jika Anda merasa sudah tak kuat dengan ujian yang diterima, tenangkan lagi pikiran Anda, berdiamlah dan lebih dekatkan lagi diri kepadaNya. Semakin berat ujian yang diberikan Allah kepada kita, itu artinya bahwa Allah ingin kita menjadi pribadi yang semakin kuat. Itu artinya, Allah ingin kita semakin dekat lagi denganNya dan senantiasa megingatNya karena Ia sangat sayang dan cinta kepada kita. Bagi Anda yang saat ini sedang diuji dan merasa ujian tersebut berat, tetaplah bersabar dan yakin saja bahwa ujian tersebut adalah cara Allah memperkuat Anda. Selalu bersyukur dan bersabar dengan apa yang ada di hidup Anda karena itu akan membuat Anda senantiasa bahagia. []

orang beriman selalu mendapat ujian allah apakah kamu pernah mengalami